Jumat, 15 Oktober 2010

The Beuty of Flores

      Pulau di timur  Nusa Tenggara, khususnya Flores, memang menggetarkan jiwa dengan Keindahan alamnya yang serba tak terduga. Dari suatu pagi termagis sepanjang hayat di kawah Gunung Kelimutu, hingga serakan pulau-pulau berbukit yang tertutup hijaunya padang savana dengan reptil purbakalanya yang bersemayam di balik belukar. Yang tak kalah mencuri hati adalah eksotisme pantai terpencil tak berpenghuni. Pantai-pantai di Flores memang sangat indah sehingga tak bisa menutupi parasnya.
Hal-hal indah dalam hidup ada kalanya tidak mudah diraih. Begitu pun halnya dengan perjalanan menuju Flores. Belum ada rute langsng yang melayani tujuan ke pulau elok yang menyimpan ragam pesona alam dan budaya yang unik ini.
     Di Flores terdapat sebuah danau yang di namakan Danau Kelimutu, danau tersebut sangat menarik perhatian. Menurut masyarakat setempat, warna-warna danau yang mood-nya sulit di tebak ini memiliki arti masing-masing. Yang biru (sekarang hijau) merupakan tempat berkumpulnya jiwa muda mudi yang telah meninggal. Sedangkan yang merah (sekarang kehitaman) merupakan tempat berkumpulnya jiwa orang jahat. Yang berwarna putih (sekarang coklat kehitaman) merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.
     Danau ajaib yang awalnya berwarna merah, putih, dan biru awalnya di temukan oleh pemerintah Belanda. Masyarakat setempat percaya bahwa Gunung Kelimutu keramat dan memiliki kuasa untuk memberikan kesuburan Pada alam sekitarnya.
     Flores dengan mudahnya mencuri hati. Kecantikan dan kesederhanaanya telah menancapkan panah asmara yang begitu dalam. Seiring dengan tersingkapnya selimut kabut yang menutupi Kelimutu, hamparan pasir pantai perawan di sekitar pulau, sungguh sebuah pengakuan bahwa Flores memiliki kebesaran alam yang indah dan juga keanekaragaman budaya yang sangat menarik









































































































Tidak ada komentar: